AKP Jimmy H Manurung: Kolaborasi dalam Menjaga Keselamatan Berkendara

Jember (RealitaOnlineNews) –  AKP Jimmy H Manurung saat ditemui dikantor Satlantas Polres Jember menjelaskan bagaimana peranan fungsi dan tugas pokok Satlantas Jember mengenai pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas, dan bagaimana komunikasi serta peranan baik orang tua diruang lingkup keluarga, hingga lingkungan diluar keluarga, di Kantor Satlantas Polres Jember, Jl. Letjen Panjaitan No.46, Lingkungan Kebonsari, Kec. Sumbersari Jember. Senin (23/3/21) pukul 14.30 WIB.

AKP Jimmy H Manurung menuturkan 3 hal diantaranya mengenai bagaimana mengedepankan keselamatan serta keamanaan berlalu lintas, menyampaikan kepada masyarakat bagaimana prosedur terkait Covid-19, serta masyarakat bisa berkolaborasi terkait fungsi pengawasan agar kondisi lalu lintas di Kabupaten Jember bisa baik.

” Kita mengedepankan keselamatan dan keamanaan berlalu lintas, dimasa pandemi covid-19 sesuai prosedur, ya kita sampaikan kepada masyarakat, apa yang menjadi hal baik bukan cuma saya yang harus berfikir mengenai fungsi pengawasan, sebenarnya masyarakat juga bisa berkolaborasi agar situasi lalu lintas yang ada di Jember bisa baik.”terang Jimmy.

Mengenai adanya balap liar yang kerap sering terjadi di wilayah kabupaten Jember, Kasatlantas Jember juga berpendapat ada beberapa faktor yang harus menjadi perhatian diantaranya bentuk perhatian dari orang tua, bagaimana orang tua bisa memberikan edukasi dan bukan hanya bentuk perhatian dari jumlah uang yang mereka berikan kepada anak.

“Mengenai balap liar kita jangan melihat hanya dari satu sisi saja dan ini bukan hanya tanggung jawab dari Satlantas Jember, ada faktor lain yang harus bisa mengedukasi mereka agar tidak melakukan hal hal yang diyakini akan berdampak terhadap keselamatan mereka tatkala mereka melakukan hal lain seperti balap liar,” tambahnya.

“Salah satunya bagaimana bentuk perhatian keluarga atau orang tua untuk bisa memberikan edukasi yang baik, perhatian tersebut bukan hanya  dari berapa banyak uang yang di berikan.

Lebih lanjut Kasatlantas Jember mengunkapkan, “Pengakuan adalah faktor utama kebutuhan manusia, banyak kemungkinan mereka melakukan aksinya, karena mereka merasa nyaman dan diakui berada di lingkungan tersebut dan akhirnya melakukan aksi balap liar. Hal terbaik yang harus sering dilakukan adalah dengan memberikan edukasi dan bentuk pemahaman serta pengakuan terhadap tindakan yang lebih baik, yaitu dengan adanya komunikasi antara orang tua dan anak. “Ungkap AKP Jimmy H Manurung.

AKP Jimmy juga menerangkan bagaimana langkah kedepan perihal balap liar,” ya mungkin memang harus ada sirkuit balapan, saya sudah pernah ketemu serta membahas akan hal tersebut baik, dari pihak dari Dinas Perhubungan dan Pemerintah Daerah, yang ada kaitanya dengan hal ini. Kemungkinan pihak IMI setempat bisa mengajukan kepada Pemda setempat perihal pengajuan tempat sirkuit untuk balapan yang sesuai dengan prosedur keselamatan.

Setelah adanya pengajuan pastinya pihak Pemda akan mengundang pihak Satlantas Jember, Dishub dan PU untuk meninjau tentang bisa atau layaknya tidak kondisi sirkuit yang diajukan.

Jimmy menuturkan Satlantas tidak bisa mengajukan sirkuit, justru orang yang berkompeten di bidang balapan yang harus mengajukan. “saya berharap seluruh lapisan masyarakat yang yang berkompeten dengan hal ini, bisa memberikan edukasi dan pemahaman tentang bagaimana pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas,” tutupnya.

Gelaran Piala Mempora,Tantangan Tersendiri Bagi Penyelenggara Kegiatan Saat Pandemi

Jakarta (RealitaOnlineNews) – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia dan Polri memastikan pelaksanaan Piala Menpora yang akan berlangsung pada minggu (21/3/2021) akan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Bahkan Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto menegaskan pihak kepolisian berhak menghentikan laga jika terjadi pelanggaran prokes.

Dia mengemukakan pihaknya telah melalukan rapat koordinasi dengan seluruh stakeholder, seperti PSSI, PT. LIB hingga Polri. Hal itu dilakukan agar kegiatan olahraga sepak bola dapat berlangsung dengan aman dari virus corona.

“Tak perlu khawatir, ini kan hanya uji coba, polisi berhak menghentkan laga jika terjadi pelanggaran prokes saat gelaran piala Menpora,” kata Gatot saat dikonfirmasi awak media, Jakarta, Sabtu (20/3/2021).

Menurutnya, PSSI dan PT LIB telah membuktikan gelaran pertandingan sudah sesuai prokes saat mengadakan laga uji coba Timnas U23 Indonesia melawan dua klub Indonesia, awal Maret lalu.

“PSSI dan LIB kan sudah menjelaskan prokes di stadion sebelum dan sesudah. Dua pertandingan itu lancar,” ujar Gatot.

Dia mengakui gelaran Piala Menpora ini menjadi tantangan sendiri bagi pihak penyelenggara untuk melaksanakan kegiatan keolahragaan di tengah Pandemi.

Apalagi, di negara lainnya saat ini sudah ada beberapa yang telah berhasil menggelar pertandingan olahraga seperti sepak bola. Padahal, kondisinya sama dengan Indonesia, sedang dilanda Pandemi virus corona.

“PSSI tuh di Challenge, semua pihak ingin tahu bagaimana penerapan protokol kesehatannya,” ucap Gatot.

secara terpisah, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menekankan penyelenggaran tersebut bakal menerapkan prokes ketat. Bahkan dia memastikan, pihak kepolisian tak segan-segan akan menghentikan dan memberikan sanksi tegas kepada pihak penyelenggara apabila tidak menerapkan ataupun melanggar prokes.

“Sebagaimana arahan Pak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kegiatan kepemudaan dan keolahragaan harus dilakukan dengan kedisiplinan dan adanya komitmen dari seluruh pihak terkait dalam menerapkan protokol kesehatan. Serta adanya penegakan aturan yang tegas,” kata Argo dikonfirmasi terpisah.

Seperti diketahui, terkait penyelenggaraan tersebut Polri memberikan izin dengan beberapa catatan.

1. Semua pertandingan dilaksanakan tanpa kehadiran penonton di stadion yang disiarkan secara langsung oleh Stasiun Televisi dan Media Online.

2. Membatasi jumlah pemain, official, panitia, petugas keamanan, undangan dan awak media di area pertandingan maksimal 299 orang.

3. Penyelenggaraan pertandingan dilaksanakan di stadion pada wilayah zona hijau Covid-19.

4. Penanggung jawab wajib menaati ketentuan sebagai berikut:

A. Menjaga keamanan dan ketertiban di dalam kegiatan dimaksud.

B. Mencegah bilamana terindikasi terjadi penyimpangan dari tujuan kegiatan yang telah dinyatakan tertulis dalam surat penyataan permohonan izin.

C. Dalam waktu 3 x 24 jam sebelum kegiatan dilaksanakan, melaporkan pada Kepolisian setempat.

D. Menaati ketentuan-ketentuan lain yang diberikan oleh pejabat setempat berhubungan dengan kegiatan yang akan dilaksanakan.

E. Menaati aturan dan protokol penanganan Covid-19 yang ditetapkan oleh aparat di daerah setempat.

– Bilamana terdapat penyimpangan dan/atau pelanggaran terhadap ketentuan dalam surat ini, petugas kepolisian/keamanan dapat membubarkan/menghentikan atau mengambil tindakan lain berdasarkan ketentuan hukum.

– Surat izin keramaian ini diberikan kepada yang berkepentingan untuk dipergunakan sebagaimana mestinya, kecuali dalam hal terdapat kekeliruan akan diadakan ralat seperlunya.

– Apabila terjadi situasi luar biasa maka Surat Izin Keramaian yang telah dikeluarkan akan ditangguhkan/dicabut.

– Setelah selesai pelaksanaan kegiatan, maka penanggung jawab agar melaporkan hasilnya kepada Kapolri up Kabaintelkam dalam waktu selambat-lambatnya 1 minggu setelah selesainya kegiatan dimaksud.

Faruk MK: Kegiatan Harkamtibmas Rutin Wilayah Sumbersari Sesuai Amanah Kapolres Jember

Jember (RealitaOnlineNews) – Polsek Sumbersari Polres Jember lakukan kegiatan rutin dalam rangka pemeliharaan Ketertiban Masyarakat di wilayah hukum Polsek Sumbersari Kecamatan Sumbersari, Jember. Sekitar pukul 23.30 (19/3/21) WIB hingga selesai pagi (20/3/21).

Seperti biasanya sebelum kegiatan dilaksanakan, dilakukan apel kesiapan anggota yang dipimpin langsung Kompol Faruk MK (Kapolsek Sumbersari), Iptu Hariyanto (Panit I Lantas Polsek Sumbersari), Iptu Joko S (Panit 1 Sat Reskrim Polsek Sumbersari), jajaran Polsek Sumbersari, Satlantas Jember dan unit Reskrim Polres Jember.

Selama kegiatan patroli dilakukan ditemukan puluhan pemuda yang sedang berkumpul dibundaran depan Kampus Unej Jember, yang disinyalir ada beberapa seberapa motor yang kondisinya tidak layak serta tidak sesuai standart dan pemuda – pemuda tersebut masih berkumpul pada saat pemberlakuan jam malam.

Setelah dilakukan pemeriksaan serta himbauan, beberapa sepeda motor yang kedapatan tidak dilengkapi surat, serta berknalpot brong langsung di amankan ke Mapolsek Sumbersari, pemilik diberikan himbauan protokol kesehatan dan untuk kendaraan sepeda motor bisa diambil langsung ke Mapolsek Sumbersari dengan syarat dilengkapi semua, baik surat kelengkapan kendaraan serta sepeda motor harus dirubah ke standart.

“Kami tindak langsung dengan membawa kendaraan pemilik, sepeda motor yang tidak bisa menunjukkan kelengkapan surat serta tidak sesuai standart, harus dilengkapi terlebih dahulu dan harus dikembalikan sesuai standartnya, ” tegas Kompol Faruk.

Kompol Faruk menambahkan hal tersebut dilakukan agar ada efek jera, dan kami berharap pemilik bisa menyadari bahwa semuanya hanya demi kenyamanan baik diri mereka dan pengguna jalan lainya.

“Tindakan ini jelas akan kami lakukan, sebagai peringatan dan himbauan agar mereka selalu mematuhi semua aturan yang ada, dalam memiliki kendaraan sesuai standart untuk berkendara dijalan agar tidak menimbulkan hal – hal yang tidak di inginkan, baik untuk diri sendiri dan orang lain, “tambahnya.

Adapun dalam giat patroli tersebut didapati 20 sepeda beserta pemilik yang diperiksa baik surat kelengkapan dan standart kendaraanya, 15 sepeda motor yang diperiksa dilengkapi surat, namun 5 sepeda motor lainya tidak membawa kelengkapan surat kendaran dan tidak sesuai standart.

“Sepeda yang kami periksa sebanyak 20 kendaraan namun ada 5 unit sepeda motor yang tidak dilengkapi surat lengkap, dan untuk pemilik sendiri kami sudah melakukan himbauan serta memberikan pengertian perihal giat patroli serta tindakan yang kami lakukan adalah untuk keamanaan serta ketertiban wilayah, khususnya Kecamatan Sumbersari. “terang Kompol Faruk.

Selama kegiatan pelaksanaan giat rutin Harkamtibmas wilayah Sumbersari, Kapolsek menuturkan giat yang dilaksanakan sudah sesuai dengan apa yang diamanahkan Kapolres Jember yakni mengawali segala kegiatan dengan do’a, lakukan kegiatan dengan niat serta tujuanya untuk ibadah.

“Kami selalu menyampaikan apa yang selalu diamanahkan Kapolres Jember kepada anggota jajaran Polsek Sumbersari Polres Jember, setiap kegiatan yang dilakukan sesuai apa yang dihimbau, agar setiap anggota yang melaksanakan kegiatan hanya dengan niatan untuk beribadah sesuai apa yang telah menjadi tugas, serta himbauan untuk kepentingan masyarakat seutuhnya, ” ungkap Kompol Faruk MK saat selesai melakukan apel konsolidasi bersama jajaran baik Polsek Sumbersari, Satlantas dan anggota jajaran Polres Jember, pagi (20/3).

Bangkitkan Sektor Pariwisata Bali, Kapolri Instruksikan Vaksinasi Cepat Diselesaikan

Denpasar (RealitaOnlineNews) – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau secara langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19, anggota TNI Polri di Gedung Olahraga Praja Kepawon Kodam Udayana Bali, Jumat (19/3/2021).

Kapolri Jenderal Listyo mengatakan, sebanyak 1.380 personel TNI-Polri melaksanakan vaksinasi di Bali. Adapun tempat yang digunakan yakni di Polres, Kodim serta rumah sakit TNI Polri.

Mantan Kabareskrim Polri ini meminta program vaksinasi terutama di Bali agar cepat selesai.

Hal ini dilakukan agar Bali kembali pulih dan pariwisata di pulau Dewata kembali menggeliat.

“Program vaksin ini dikeroyok agar cepat selesai karena Bali sebagai tujuan wisata yang berdampak ekonomi. Ajak masyarakat untuk disiplin memakai masker cuci tangan dan jaga jarak,” kata Listyo.

Sementara itu, Panglima TNI meminta jajaran TNI-Polri menginventarisir fasilitas kesehatan untuk proses vaksinasi dan membentuk vaksinator.

“Tempat untuk vaksin di kantor TNI Polri atau tempat lain. Terimakasih atas pelaksanaannya. Tetap gunakan masker walau sudah divaksin,” katanya.

Dalam peninjauan ini, Kapolri dan Panglima juga melakukan video conference dengan jajaran Kodam Udayana, Polda Bali, Polda NTB, dan Polda NTT. (Humas)

Vaksinasi Anggota TNI Polri di Surabaya, Ditinjau Langsung Panglima TNI dan Kapolri

Surabaya (RealitaOnlineNews) – Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo, didampingi Forkopimda Jatim, Gubernur, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim. Kamis (18/3/2021) siang, meninjau jalannya Vaksinasi tahap kedua bagi Prajurit TNI/ Polri di Puskesmas Gayungan, Surabaya dan di Mapolda Jatim.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, menjelaskan, untuk Vaksinasi prajurit TNI dan Polri tahap kedua berjalan lancar dan sesuai. Kami menghimbau kepada seluruh prajurit TNI dan Polri. Setelah di Vaksin baik yang pertama maupun kedua, tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes). Memakai masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan.

“Saya menghimbau kepada seluruh prajurit TNI/ Polri, meski sudah menjalani vaksinasi, tetap patuhi Prokes,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, usai meninjau vaksinasi di Mapolda Jatim, Kamis (18/3/2021) sore.

Ditambahkan Panglima TNI, meski sudah dilakukan Vaksinasi, bukan brarti badan kebal dari penyakit atau Virus Corona. Namun diharapkan setelah di vaksinasi kedua, anti boddy naik bisa kuat menghadapi Covid-19.

Setelah disuntik nanti dan diturunkan ke wilayah-wilayah sebagai tenaga Vaksinator untuk membantu program percepatan Vaksinasi Nasional untuk tetap mematuhi Prokes dan memberikan edukasi kepada masyarakat agar tetap mematuhi prokes.

“Setelah di suntik vaksin bukan brarti badan kebal dari penyakit atau dari virus corona. Melainkan, agar anti boddy naik dan kuat mengahadapi covid-19,” tambahnya.

“Nantinya prajurit TNI/ Polri akan diterjunkan untuk membantu program percepatan vaksinasi nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebutkan, hari ini saya bersama dengan Bapak Panglima TNI, meninjau kegiatan Vaksinasi yang dilaksanakan di Puskesmas dan di Polda Jatim untuk prajurit TNI dan Polri.

“Hari ini saya bersama bapak panglima TNI meninjau vaksinasi bagi prajurit TNI/ Polri di dua lokasi di Jatim,” ungkap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Saat ini di Provinsi Jawa Timur, tingkat penyebaran Covid-19 sudah alami menurun. Turunya angka penyebaran Covid-19 di wilayah Jatim ini, dimulai dari kegiatan Kampung Tangguh Semeru sampai PPKM Skala Mikro.

Hal ini diketahui setelah dipaparkan oleh Gubernur Jawa Timur dan Kapolda Jatim. Provinsi Jawa Timur saat ini menjadi salah satu wilayah terbaik dalam penanggulangan penanganan Covid-19.

“Penyebaran Covid-19 di wilayah jatim sudah alami penurunan, ini setelah adanya kegiatan kampung tangguh semeru dan penerapan PPKM skala mikro,” jelasnya.

Turunnya laju penyebaran Covid-19 di wilayah jatim ini, selain ada kegiatan Kampung Tangguh Semeru dan penerapan PPKM skala mikro. Kuncinya juga adalah kesadaran dan disiplin masyarakat di Jawa Timur. Untuk menerapkan protokol kesehatan.

Panglima dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Ribuan Anggota, Persiapan Pengamanan Mudik Lebaran

Jakarta (RealitaOnlineNews) – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau proses vaksinasi terhadap personel TNI-Polri di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (18/3/2021).

Kapolri Listyo Sigit mengatakan, vaksinasi dilakukan dalam rangka menpersiapkan persolen TNI-Polri melakukan pengamanan Hari Raya Idul Fitri.

“Vaksinasi terhadap personel TNI-Polri ini di persiapkan untuk  pengamanan dan menghadapi Hari Raya Idul Fitri,” kata Kapolri dalam keterangan tertulisnya.

Sigit mengingatkan, meskipun telah mendapat vaksin, personel TNI-Polri harus tetap menjalankan protokol kesehatan dengan menerapkan 5M.

Sementara Panglima menegaskan, vaksinasi terhadap personel TNI-Polri serta masyarakat ini sebagai bentuk mensukseskan program pemerintah dalam melaksanakan Vaksinasi yang bertujuan untuk membangun dan menumbuhkan ekonomi di Indonesia.

“Tujuan pemerintah vaksinasi merata ini, untuk membangun dan menumbuhkan ekonomi di Indonesia,” tutur Panglima.

Provinsi Jawa Tengah merupakan sentra arus mudik Lebaran. Dalam vaksinasi ini, sebanyak 1.774 personel TNI-Polri telah mendapatkan vaksin sedangkan untuk Tenaga medis sebanyak 93 orang dan 50 peserta lansia.

Dalam kunjungannya, Panglima TNI dan Kapolri didampingi Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi, Pangdam IV Dipenogoro, Mayjen TNI Rudianto, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono dan Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Ferdy Sambo.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai